Jakarta, 20 Juni 2022 - MarkPlus, Inc secara resmi menandatangani nota kesepahaman dengan Korea Testing Certification Institute (KTC) di Philip Kotler Teather, Senin, 20 Juni 2022.

KTC adalah Lembaga pengujian dan sertifikasi berbasis teknologi yang berdiri pada tahun 1969, dengan pengalaman lebih dari 50 tahun KTC telah dipercaya industri sebagai lembaga pengujian komprehensif untuk menyediakan dukungan teknis demi peningkatan kualitas. 
KTC memiliki perangkat uji mutakhir dan tenaga profesional. Bertujuan membuat kemajuan dengan menguatkan kerjasama, KTC kerap menjalin kerjasama dengan institusi pengujian dan sertifikasi unggulan lainnya di luar negeri.

Hermawan Kartajaya selaku Founder dan Chairman MarkPlus menyambut bahagia kerjasama ini, melalui sambutannya, Hermawan menyampaikan “Masyarakat Indonesia sangat menyukai Korean Wave dan budaya Korea, harapan saya K-Brand Award dan MoU ini akan terjalin dengan baik kedepannya”.

Dalam acara ini ditampilkan pula rekaman video Presiden Korea-Indonesia Management Association (KIMA) Professor Kim Ki-chan, “Saya berharap akan lebih banyak merek Korea yang mampu berinovasi di Indonesia”, ujarnya.

Dalam helat ini hadir sederet jajaran petinggi merek Korea yang merupakan Awardee dari penghargaan K Brand Award. K Brand Award merupakan ajang penghargaan bagi merek Korea di Indonesia yang secara resmi dianugerahkan pada Jakarta Marketing Week 2022 di Kota Kasablanka 21 Mei 2022 silam, diantaranya Romand, Marhen J, Mamasuka, Mu Gung Hwa, Peripera, dan Hyundai.

Diskusi menarik soal perkembangan brand Korea di Indonesia turut diangkat dalam helat ini. Tak hanya peluang pasar yang luas, berbagai tantangan turut dihadapi brand-brand Korea di Indonesia. Misalnya Romand sebagai merek kosmetik yang saat ini masih berupaya untuk membangun strategi branding yang tepat bagi masyarakat Indonesia.

Selain itu, Mu Gung Hwa yang berencana mengembangkan modern market di luar pulau Jawa. “Kendalanya adalah es krim yang dihentikan pengirimannya dari Korea ke Indonesia meski permintaannya besar. Hal ini dikarenakan belum ada kerjasama dengan Kementerian Pertanian seraya program tersebut mengandung susu. Semoga bisa MoU tersebut bisa segera disepakati tahun ini”, ujar Miftah selaku Manager Marketing Mu Gung Hwa. 

Christian A.G selaku Strategic Planning and Business Hyundai yang menunjukkan keseriusan Hyundai menggarap pasar Indonesia. “Pabrik kami di Cikarang berkapasitas 250.000 unit dengan jumlah investasi USD 1.500.000,-. Kita juga memindahkan pusat R&D untuk wilayah Asia Pasifik ke Indonesia. Ini menunjukan komitmen Hyundai untuk memasuki pasar Indonesia”.

Tak hanya penandatanganan nota kesepahaman antara MarkPlus, Inc dan KTC, acara ini telah menjadi wadah tukar pikiran bagi para jajaran petinggi merek Korea di Indonesia. Harapannya acara ini dapat mengekspansi jaringan Korean Brand yang terlibat agar lebih dikenal masyarakat luas. Acara ini diakhiri dengan peringatan peresmian MoU bersama seluruh jajaran MarkPlus, Inc. dan KTC melalui foto bersama.